Free songs

Molecular Gastronomy?

Molecular gastronomy adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berfokus kepada Ilmu perubahan fisika dan kimia dari sebuah bahan yang dapat dimakan. Perubahan tersebut terjadi selama proses memasak bahan dan perubahan ini juga bercampur. Molecular gastronomy merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang melihat dapur secara ilmiah dan merupakan salah satu tren dalam teknologi makanan. Tahap – tahap yang biasa dilakukan dalam Molecular Gastronomy yaitu:

  1. Spherification

   Yaitu membuat gelembung dari jus atau cairan. Teknik ini dapat menghasilkan bulatan-bulatan berdinding tipis hanya dari larutan atau jus tertentu dan reaksi kimia. Makanan yang dihasilkan berbentuk gelembung dan berisikan cairan. Konsep dari spherification adalah reaksi sederhana antara kalsium klorida dan alginate, yang akan mengeluarkan cairan jus serta bahan isian lainnya ketika digigit.

  1. Gelification

   Yaitu mengubah makanan menjadi bentuk gel dengan beberapa cara pengentalan seperti penambahan carrageenan, gelatin, maupun gellan gum. Sehingga, memadatkan makanan kini tak hanya menggunakan bubuk agar-agar. Hasil yang didapat yaitu gel dengan berbagai tekstur sesuai keinginan, mulai gel yang lembut, elastis, keras, maupun rapuh.

  1. Thickening

   Yaitu mendapatkan kekentalan makanan atau minuman dengan memperhatikan reaksi dan berat jenis bahan. Proses ini dapat mengentalkan saus maupun kuah, bahan yang digunakan biasanya adalah Xanthan gum, polisakarida yang dihasilkan oleh bakteri Xanthomonas campestris. Bahan ini dapat mengentalkan tanpa mengubah rasa dan warna.

  1. Emulsification

   Yaitu proses yang berguna untuk menyatukan dua jenis cairan. Misalnya, untuk untuk mengubah cairan menjadi busa yang sangat lembut. Emulsifier yang dipakai biasanya adalah soy lecithin.

  1. Effervescence

    Yaitu teknik membuat makanan atau minuman menjadi serbuk yang akan menghasilkan gelembung gas dan meledak saat terkena air, seperti permen yang meledak karena gula yang mengandung karbon dioksida.

Dengan demikian, dapur dan ilmu pengetahuan dapat menjadi satu kesatuan dalam molecular gastronomy. Teknologi inilah yang menggabungkan pengetahuan tentang fisika, kimia dan biologi, dengan pengetahuan tentang makanan. [RO]

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*