|

Oleh : Jaharani (K50)
Latihan Kegiatan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatekk) ITS kembali digelar. Sebanyak 51 mahasiswa baru (maba) angkatan 2011 mengikuti acara besutan Student Resources Development Department (SRD) ini.
Sebenarnya, peminat LKMM TD ini jauh lebih banyak. Dari segi pendaftar saja mencapai 128 mahasiswa. Sementara, yang berhasil lolos screening hanya 52 orang. ''Yang seorang berhalangan hadir,'' terang M Rizal Kharisma, Koordinator LKMM TD ini.
Layaknya pelatihan lain, LKMM TD ini digelar selama tiga hari mulai Jum'at, (16/3). Namun, ditinjau segi aturan terdapat perbedaan. Dari segi pakaian misalnya. Para peserta diwajibkan memakai pakaian putih hitam lengkap dengan standar pelatihan lain.
Keunikan selama Pelatihan
LKMM TD ini pun tak lepas dari hambatan dan keterbatasan. Namun, kedua hal tersebut justru menunjukkan LKMM TD ini menjadi menarik.
SMS Corner misalnya. Gebrakan baru dilakukan oleh panitia terhadap perlengkapan wajib dalam pelatihan ini. Untuk kali pertama sms corner tidak memakai amplop sebagai media. Sebagai gantinya, panitia memanfaatkan limbah gelas air mineral. ''Pemanfatan limbah,'' terang Retno Dwi Kumalasari, salah satu anggota Sie Dekorasi.
LKMM TD inipun diwarnai dengan padamnya listrik. Praktis hal inipun membuat bingung para panitia. Namun, LKMM TD pun terus dilanjutkan. Lampu yang benderang terpaksa diganti dengan nyala lilin. Namun, antusias peserta tidak surut.
Hal menarik lain dilakukan saat evaluasi. Sudah menjadi rutinitas bahwa evaluasi materi selalu memanfaatkan layar LCD. Untuk kali pertama lagi, materi Bulat Kotak Panah (Bulkonah) disampaikan hanya lewat rangkaian diagram.
Penyampaian the man of the day juga dikonsep berbeda. Tayangan slide diwakili dengan balon.
Kreativitas pun Diuji
LKMM TD adalah pelatihan untuk mengajarkan manajemen kegiatan kepada para peserta. Oleh karena itu, kreativitas adalah hal mutlak untuk dimiliki. Di hari ketiga ini, kreativitas dan kekompakan peserta dalam tim diuji.
Para peserta yang telah dibagi dalam tim wajib mengikuti dua simulasi total. Dalam simulasi pertama, peserta ditantang untuk membuat sesuatu yang dapat menyatukan angkatan. Hasilnya, lima ide unik berhasil dibuat. Mulai dari piala bergilir hingga sms corner.
Sementara itu, simulasi kedua menantang peserta untuk mensukseskan perijinan acara. Mereka diwajibkan mempresentasikan kegiatan yang telah direncanakan kepada tiga elemen yaitu warga, birokrasi dan sponsor.
Ramah Tamah dengan Forkom-Forkom Sebelumnya
Tiga hari menjadi waktu yang sangat melelahkan bagi 51 mahasiswa tersebut yang menyatukan diri sebagai Forkom Matahari ini. Tak heran, jika penutupan acara menjadi ajang suka-suka bagi mahasiswa. Ramah Tamah dengan masing-masing alumni LKMM TD digelar.
Forkom Kolak, Forkom Bensena, Forkom Ndewo, Forkom Elang, dan Forkom Tupai hadir dalam acara tersebut. Masing-masing forkom mendapat kesempatan bercerita tentang pengalaman LKMM TD nya. Tak lupa berbagai nasehat pun disampaikan kepada para anggota Forkom Matahari.
|